Jejak Kaki Harimau Di Lokasi Labuhan Merapi

Selasa, 14 Juni 2011

2011061390300_Jejak_macan.jpg
Jejak Kaki Harimau


Wuiii,,,ngEri s0b,,,Warga masayarakat di Kinahrejo dikejutkan jejak kaki harimau di lokasi labuhan Merapi. Jejak kaki kurang lebih sepanjang 700 meter terlihat satu kilometer di sebelah utara kampung Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.

Jejak binatang buas tersebut diketahui saat jajaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sleman melakukan supervisi untuk kesiapan pelaksanaan ritual labuhan Merapi.

“Ternyata ada cukup banyak jejak kaki yang diduga harimau,” kata Kasie Dokumentasi dan Informasi Pariwisata Disbudpar Sleman, Wasita, melalui sambungan telepon, Minggu.

Ia yakin jejak kaki itu bukanlah jejak seekor kucing. Ukurannya besar dan terlihat jelas menuju lokasi labuhan.

Wasita bersama rombongan mengecek telapak kaki harimau hingga ratusan meter. Pengecekan jejak itu dilakukan sekaligus untuk mengecek lokasi Labuhan Merapi yang rencananya akan digelar pada 2 – 3 Juli 2011.
Wasita mengatakan, jarak antar jejak kaki harimau tergolong pendek. Ini mengindikasikan langkah harimau yang tidak terlalu lebar alias sedang berjalan.Meski demikian, persembunyian binatang ini diperkirakan jauh dari lokasi ditemukannya jejak. Pasalnya, di sekitar lokasi tersebut sama sekali tak ada pepohonan. Sedangkan harimau ini lebih senang berada di rerimbunan pohon.

Kabid Pemasaran Pariwisata Disbudpar Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan temuan jejak tersebut mengindikasikan di lereng Merapi sudah ada tanda-tanda kehidupan fauna.

Seorang warga sekitar Umbulharjo, Wiyono, mengatakan kemungkinan jejak harimau muncul pada Jumat (10/6) malam. Jumlahnya diperkirakan dua ekor, induk dan anak. Kemungkinan keduanya mencari tempat berteduh di bukit Srimanganti. “Ada dua besar dan kecil mungkin induk dan anak,” katanya.

Kepala Desa Umbulharjo Bejo Mulyo juga membenarkan adanya jejak kaki harimau di lokasi labuhan Merapi. Ia justru menyambut baik adanya harimau yang mau kembali ke Merapi.

Hal itu menunjukkan bahwa fauna telah kembali yang menunjukkan lereng Merapi sudah aman. “Malah bagus ada harimau, berarti hewan sudah kembali dan menandakan Merapi aman,” dan ada penjaganya,,,hehehehe.

Bahkan ia bermaksud untuk menebar binatang buas lebih banyak agar kembali menghutankan Merapi. Seperti ular besar akan ditempatkan di perbukitan Srimanganti. 

Sumber : Harian Jogja



Artikel Terkait

Posting Komentar

.: Terimakasih telah berkunjung di web blog saya, silahkan tinggalkan pesan untuk kemajuan web blog ini dimasa mendatang :.

Berlangganan

Enter your email to subscribe to article And do not forget to follow my blog!

Delivered by BlogKu InspirasiKu

Flickr Images

Tabloid PULSA